Thursday, October 10, 2013

Thursday, September 12, 2013

Objek wisata Jakabaring Sport Center Venue Ski Air

Lelah dengan aktifitas kerja selama lima hari penuh membuat beberapa warga kota Palembang memilih meluangkan waktu untuk berwisata. Hanya saja pembangunan yang terus menggusur beberapa lahan rindang terbuka yang dijadikan sebagai tempat piknik. Tapi ada sebuah tempat alternatif yang di jadikan tempat rekreasi oleh sebagian warga kota Palembang. Meskipun dibangun sebagai tempat pertandingan olahraga, Jakabaring Sport Center (JSC) justru menjadi pilihan bagi warga Palembang untuk menikmati akhir pekan bersama keluarga atau teman. Banyak orang yang menghabiskan waktu senjanya dengan menggelar tikar dan menghidangkan bekal yang dibawah sediri dari rumah.

Spot yang ramai di kunjungi salah satunya adalah Venue Ski Air yang menawarkan pemandangan luas dari tepian danau, rerumputan dan pohon-pohon yang menghalang terik matahari menambah kesejukan. “Saya kadang berkunjung pada hari Sabtu atau Minggu ke JSC (Jakabaring Sport Center). Ramai melihat orang bersama pasangan atau keluarga duduk-duduk di atas rerumputan atau dibawah pohon sambil ngobrol.” Kata Ardi warga Perumnas yang mengaku sering datang bersama teman-temannya.

Dengan jogging track dan bangku taman seakan menghadirkan atmosfir rekreasi saat berada di venue itu. Matapun tak bosan memandang riak air ke arah timur. Bagi yang membawa pasangannya ke Venue Ski Air JSC, suasana romantispun semakin didapatkan dan menjadi jadi. “Pemandangan orang-orang dengan pasangannya sering terlihat di tempat ini. Tapi ada banyak juga keluarga datang dengan membawa kendaraan pribadi, membawa tikar dan rantang berisi penuh makanan dan minuman. Mereka tampak senang ketika berada disini,” sebut Deby, warga Jakabaring. Tak hanya disudut Venue Ski Air, namun di arah barat laut ada Venue Aquatic yang juga menawarkan suasana yanag sama. Meski pemandangan air tak begitu luas dipandang, tapi rindangnya pohon dan gazebo berimbang sama dalam soal kenyamanan saat berekreasi. “Baguslah kalau JSC juga bisa dibuat piknik, tak cuma untuk kegiatan olahraga. Warga Palembang pun bisa merasakan memiliki tempat ini, menjaganya tetap nyaman karena manfaatnya sebagai tempat melepas bosan dari kehidupan kota,” seru Ika.

Thursday, August 29, 2013

Islamic Solidarity Games 2013

Event internasional, Islamic Solidarity Games (ISG) III, resmi di gelar di Provinsi Sumatera Selatan tepatnya di kota Palembang, 22 September-1 Oktober 2013. Multievent olahraga itu, akan diikuti 38 negara Islam dari 57 keanggotaan OKI (Organisasi Konferensi Islam) di dunia. Sebagian besar merupakan negara kaya asal timur tengah seperti Arab Saudi, Iran, Irak, Qatar, Bahrain, Uni Emirat Arab, Mesir, Kuait dan Yaman. Lalu Bagaiman kesiapan Sumatera Selatan ?

Islamic Solidarity Games ke 3 Palembang 2013
Islamic Solidarity Games ke 3 Palembang Sumsel 2013

Berikut adalah kutipan wawancara wartawan koran Sumatera Expres dengan Gubernur Sumatera Selatan H. Alexnurdin berkaitan dengan diselenggarakannya Islamic Solidarity Games (ISG) III di Sumatera Selatan.

Wartawan : Apa kabar Pak
 H. Alexnurdin : Alhamdulillah, baik. Mau angkat soal apa kita.

Wartawan : soal Islamic Solidarity Games (ISG) 2013. Bagaimana sumsel bisa terpilih sebagai tuan rumah ?
H. Alexnurdin : Wah, ini merupakan pekan olahraga solidaritas negara Islam sedunia yang tergabung dalam OKI dan merupakan kali ketiga setelah Saudi Arabia dan Iran (namun batal). Nah, lalu Indonesia di setujui untuk menjadi tuan rumah yang ketiga 2010 lalu, saat itu pemerintah menetapkan Pekan Baru Riau. Namun nyatanya bermasalah. Lalu di pindahkan ke Jakarta, dan itu ternyata mengalami banyak masalah seperti kolam renang senayan yang hanya memiliki 8 lintas, sedangkan standartnya adalah 10 lintas. Juga masalah lainnya seperti macet yang semakin parah. Setelah itu barulah Sumatera Selatan ditunjuk sebagai tempat digelarnya Islamic Solidarity Games (ISG) III.

Wartawan : Proses penjukan Sumatera Selatan sebagai tempat di gelarnya Islamic Solidarity Games sendiri seperti apa ?
H. Alexnurdin : Ya, 6 juli lalu, Gebernur Sumsel H. Alexnurdi di hubungi oleh dua menko dan tiga menteri untuk melakukan sidang pleno terkait termpat penyelenggaraan Islamic Solidarity Games (ISG) 2013. Di sana (sidang pleno) mereka meminta Sumsel agar bersedia menjadi tuan rumah.

Waratawan : Apa event ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Sumsel ?
H. Alex : tentunya masyarakat sumsel harus bangga mendapatkan kepercayaan ini. Tapi memang Islamic Solidarity Games (ISG) ini lebih berat jika di bandingkan dengan penyelenggaraan SEA Games karena jumlah peserta lebih banyak denga 13 cabang olahraga. Dan terpenting, mereka semua merupakan negara kaya yang permintaanya pasti lebih banyak lagi. Jadi tentunya tingkat kesuliltan benar-benar luar biasa. Nah, disini kita juga sangar berjasa dalam menyelamatkan muka bangsa Indonesia karena jika tidak jadi, bisa di bayangkan apa yang akan terjadi.

Kutipan dari wawancara di atas tentunya berpusat pada harus siapnya Sumatera Selatan dalam penyelenggaraan Islamic solidarity Games (ISG) kali ke tiga ini.

Jumlah peserta Islamic solidarity Games (ISG) 2013 ini terus bertambah dan setelah keluarnya keppres, jumlah peserta menjadi 38 negara, padahal awalnya hanya 25 peserta. Itu artinya negara-negara Islam memiliki kepercayaan penuh kepada kita warga Indonesia khususnya Sumatera Selatan